Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2011

Rokok Kesehatan

Pernah mendengar rokok yang menyehatkan? Aneh memang rokok kok ada yang menyehatkan. Bukanya semua rokok itu membingkungkan? Bingung dengan ancaman kesehatan, ancaman kanker (kantong kering) dan masih banyak lagi efek hisapan daripada rokok.

Tapi mungkin saja kemajuan otak manusia sekarang sudah menjulur ke depan untuk berkembang. Ilmu kerokoan pun barangkali juga telah mengevolusi. Artinya ketika rokok menyandang gelar "bahaya" bagi penghisap dan penikmat, bagimana rokok diubah menjadi obat yang akrab dengan lingkungan organ tubuh manusia.

Sebuah Kriteria

Setiap orang mempunyai kriteria tersendiri dalam menentukan arah hidupnya. Kriteria masa depan, angan-angan ataupun cita-cita.

Dalam tatanan kultur sosial yang lazim di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, cita-cita selalu diidentikkan dengan keinginan seorang pelajar maupun seseorang yang masih dalam tahap tumbuh dan berkembang. Misalnya; cita-cita saya ingin jadi dokter, pilot, jadi seorang pengusaha, dll.

Haji

Kemarin pagi bertempat di depan masjid, saya bersama para  pengurus KBIH Al-mukarromah mengikuti prosesi pelepasan pemberangkatan jamaah haji sebaknyak 76 calon jamaah haji yang tergabung dalam kloter 19.

Ada 9 kecamatan yang ikut dalam KBIH sini. Semuanya rata-rata didominasi kaum lanjut usia, walau saya lihat ada empat orang calon jamaah haji yang lebih muda diberi kesempatan oleh Allah menunaikan ibadah haji.

Kartu

Belakangan ini sudah mulai terkuak sms yang berkedok penipuan. Satu kali saya kena tipu sms beginian. Biasanya smsnya berisi ajakan mengikuti sesuatu dengan pemenangnya akan mendapatkan hadiah menggiurkan.

Gara-gara daftar sms tipuan, pulsa saya tersedot dalam hitungan menit. Pernah saya isi 50 ribu, belum ada satu jam pulsa saya sudah tidak bisa dibuat mengirim pesan pendek. Setelah saya cek ternyata tinggal 50 rupiah. Belum usai, saya coba isi lagi 20 ribu, lagi-lagi pulsa saya hilang dalam hitungan menit.

Mespan

Apa yang saya saluti dari seorang bernama Mespan? Tampankah? Rapih, atau kecerdasannya? Semua orang barangkali tak ada yang memberikan nilai lebih dari mespan kecuali "awet enom". Begitu kira-kira pandangan orang-orang desa termasuk saya.

Tanpa mengurangi rasa takdir pada Tuhan yang maha esa, Mespan memang tak memiliki nilai lebih apapun kecuali ditakdirkan Tuhan menjadi manusia "awet enom". Meski dia termasuk golongan abnormal alias kategori "arek gendeng" sejak kecil, kecerian dan keinginannya sekolah terlihat jelas; kemana-mana membawa buku, pakaian sekolah yang gak ganti-ganti. Dan salutnya lagi dia saben hari ke sekolah walau hanya sekedar "mlaku-mlaku di depan kelas.