Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2011

Narsis

Dilihat dari kreativitasnya anak-anak sekarang cenderung lebih pandai dibanding dengan masa saya silam. Entah ini kebetulan atau tidak, hari Kamis dan Sabtu kemarin saya menyaksikan wisuda TK dan MI di Persen sontan sedikit melegakan saya. Ya paling tidak imej saya soal anak-anak sekarang yang mengalami penurunan moral maupun akhlaq sedikit terobati oleh kreativitas dan kecerdasan mereka.

Ada beberapa penampilan drama maupun paduan musik yang menggugah saya bahwa anak-anak kecil ternyata mampu diajak melakukan hal-hal yang melampui pikirannya. Atau mungkin saja beginilah anak-anak zaman sekarang yang lihai berkreativitas tapi pada sisi lain banyak melupakan budaya warisan agama yang juga merupakan sebuah adat dilingkungan pedesaan seperti bertata karma, ada sopan santun dll.

Kemesraan

Dunia tarik cinta memang sedang melanda remaja maupun orang dewasa seperti saya. Dalam ranah percintaan saya kurang begitu tahu bagaimana bercinta secara baik dan benar menurut kamus percintaan modern sekarang ini. Barangkali pula saya orang yang agak sedikit terlambat memahami bagaimana posisi bercinta yang pas. Kadang saya merasa bercinta ya suka saling suka, bukan satu suka yang satunya hanya sebagai permainan.

Tapi kadang pula ternyata bercinta tidak cukup hanya memahami saling mencintai. Dibutuhkan sebuah kasih sayang tulus, perhatian maupun pengorbanan. Kasih sayang tulus dalam fase pertama mungkin sudah terpenuhi. Kendalanya barangkali pada perhatian dan pengorbanan. Berapa banyak saya lihat orang bercinta hanya perhatian sebelah sementara satunya merasa dibutuhkan. Akhirnya percintaan yang sudah dijalin lama kandas ditengah persimpangan.

Data

Otak adalah tempat penyimpanan data manusia yang kerap dijadikan sebagai penghubung atas peristiwa masa lampau. Saya masing teringat seorang sahabat  yang mengalami gagar otak kesulitan untuk mengingat kembali kejadian dulu. Butuh bertahun-tahun untuk memapah kembali ingatan-ingatan yang sempat terekam dalam otaknya.

Kondisi tubuhnya nyaris tak sempurna, kaki, tangan seperti mengalami kesemutan atau seperti dalam keadaan mati setengah. Dalam rentang waktu yang lama dia tidak bisa berbicara kecuali tersenyum seperti agak sedikit gila. Data-data ternyata hilang dalam memori otaknya, dibutuhkan terapi untuk memulihkan dan mendatangkan ingatan-ingatan lama.