Skip to main content

Posts

Showing posts from 2011

Rokok Kesehatan

Pernah mendengar rokok yang menyehatkan? Aneh memang rokok kok ada yang menyehatkan. Bukanya semua rokok itu membingkungkan? Bingung dengan ancaman kesehatan, ancaman kanker (kantong kering) dan masih banyak lagi efek hisapan daripada rokok.

Tapi mungkin saja kemajuan otak manusia sekarang sudah menjulur ke depan untuk berkembang. Ilmu kerokoan pun barangkali juga telah mengevolusi. Artinya ketika rokok menyandang gelar "bahaya" bagi penghisap dan penikmat, bagimana rokok diubah menjadi obat yang akrab dengan lingkungan organ tubuh manusia.

Sebuah Kriteria

Setiap orang mempunyai kriteria tersendiri dalam menentukan arah hidupnya. Kriteria masa depan, angan-angan ataupun cita-cita.

Dalam tatanan kultur sosial yang lazim di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, cita-cita selalu diidentikkan dengan keinginan seorang pelajar maupun seseorang yang masih dalam tahap tumbuh dan berkembang. Misalnya; cita-cita saya ingin jadi dokter, pilot, jadi seorang pengusaha, dll.

Haji

Kemarin pagi bertempat di depan masjid, saya bersama para  pengurus KBIH Al-mukarromah mengikuti prosesi pelepasan pemberangkatan jamaah haji sebaknyak 76 calon jamaah haji yang tergabung dalam kloter 19.

Ada 9 kecamatan yang ikut dalam KBIH sini. Semuanya rata-rata didominasi kaum lanjut usia, walau saya lihat ada empat orang calon jamaah haji yang lebih muda diberi kesempatan oleh Allah menunaikan ibadah haji.

Kartu

Belakangan ini sudah mulai terkuak sms yang berkedok penipuan. Satu kali saya kena tipu sms beginian. Biasanya smsnya berisi ajakan mengikuti sesuatu dengan pemenangnya akan mendapatkan hadiah menggiurkan.

Gara-gara daftar sms tipuan, pulsa saya tersedot dalam hitungan menit. Pernah saya isi 50 ribu, belum ada satu jam pulsa saya sudah tidak bisa dibuat mengirim pesan pendek. Setelah saya cek ternyata tinggal 50 rupiah. Belum usai, saya coba isi lagi 20 ribu, lagi-lagi pulsa saya hilang dalam hitungan menit.

Mespan

Apa yang saya saluti dari seorang bernama Mespan? Tampankah? Rapih, atau kecerdasannya? Semua orang barangkali tak ada yang memberikan nilai lebih dari mespan kecuali "awet enom". Begitu kira-kira pandangan orang-orang desa termasuk saya.

Tanpa mengurangi rasa takdir pada Tuhan yang maha esa, Mespan memang tak memiliki nilai lebih apapun kecuali ditakdirkan Tuhan menjadi manusia "awet enom". Meski dia termasuk golongan abnormal alias kategori "arek gendeng" sejak kecil, kecerian dan keinginannya sekolah terlihat jelas; kemana-mana membawa buku, pakaian sekolah yang gak ganti-ganti. Dan salutnya lagi dia saben hari ke sekolah walau hanya sekedar "mlaku-mlaku di depan kelas.

Narsis

Dilihat dari kreativitasnya anak-anak sekarang cenderung lebih pandai dibanding dengan masa saya silam. Entah ini kebetulan atau tidak, hari Kamis dan Sabtu kemarin saya menyaksikan wisuda TK dan MI di Persen sontan sedikit melegakan saya. Ya paling tidak imej saya soal anak-anak sekarang yang mengalami penurunan moral maupun akhlaq sedikit terobati oleh kreativitas dan kecerdasan mereka.

Ada beberapa penampilan drama maupun paduan musik yang menggugah saya bahwa anak-anak kecil ternyata mampu diajak melakukan hal-hal yang melampui pikirannya. Atau mungkin saja beginilah anak-anak zaman sekarang yang lihai berkreativitas tapi pada sisi lain banyak melupakan budaya warisan agama yang juga merupakan sebuah adat dilingkungan pedesaan seperti bertata karma, ada sopan santun dll.

Kemesraan

Dunia tarik cinta memang sedang melanda remaja maupun orang dewasa seperti saya. Dalam ranah percintaan saya kurang begitu tahu bagaimana bercinta secara baik dan benar menurut kamus percintaan modern sekarang ini. Barangkali pula saya orang yang agak sedikit terlambat memahami bagaimana posisi bercinta yang pas. Kadang saya merasa bercinta ya suka saling suka, bukan satu suka yang satunya hanya sebagai permainan.

Tapi kadang pula ternyata bercinta tidak cukup hanya memahami saling mencintai. Dibutuhkan sebuah kasih sayang tulus, perhatian maupun pengorbanan. Kasih sayang tulus dalam fase pertama mungkin sudah terpenuhi. Kendalanya barangkali pada perhatian dan pengorbanan. Berapa banyak saya lihat orang bercinta hanya perhatian sebelah sementara satunya merasa dibutuhkan. Akhirnya percintaan yang sudah dijalin lama kandas ditengah persimpangan.

Data

Otak adalah tempat penyimpanan data manusia yang kerap dijadikan sebagai penghubung atas peristiwa masa lampau. Saya masing teringat seorang sahabat  yang mengalami gagar otak kesulitan untuk mengingat kembali kejadian dulu. Butuh bertahun-tahun untuk memapah kembali ingatan-ingatan yang sempat terekam dalam otaknya.

Kondisi tubuhnya nyaris tak sempurna, kaki, tangan seperti mengalami kesemutan atau seperti dalam keadaan mati setengah. Dalam rentang waktu yang lama dia tidak bisa berbicara kecuali tersenyum seperti agak sedikit gila. Data-data ternyata hilang dalam memori otaknya, dibutuhkan terapi untuk memulihkan dan mendatangkan ingatan-ingatan lama.

Selamat Tinggal Ayahku

lima bulan lebih saya punya kesempatan lebih dekat  bersama ayah di rumah. Karena saya sendiri baru tiba di tanah kelahiran setelah melalang buana selama hampir 12 tahun. Meski pertemuan kali ini berbeda dengan pertemuan 7 tahun silam yang masih sehat, idialisme tinggi dan bisa beraktifitas, kali ini tidak; fisik ayah saya sudah tidak sempurna lagi, baik jalannya karena kaki kanan baru sembuh dari luka maupun ganggauan penglihatan yang semuanya  akibat penyakit kencing manis yang sudah diderita sejak tahun 90-an.

Awal saya datang ke tanah keliharan di Persen, 1 November 2010, kaki ayah saya masih di balut karena luka di kaki beliau masih belum sembuh totol. Namun ini barangkali juga sebuah anugrah Tuhan, karena banyak orang memprediksikan kalau kaki ayah saya bakalan di amputasi mengingat bulan-bulan sebelumnya kaki ayah sudah bolong (lubang) tembus dan sangat bau. Solusinya bagi orang awam mungkin akan segera diamputasi.

Nostalgia (Jember)

Orangnya kalem, jalannya tegak dan sedikit miring 45 derajat. Kalau bicara matanya menjadi sipit. Pakaiannya gak begitu rapi-rapi amat, kecuali memang dalam keadaan darurat, seperti acara resmi atau acara ketemu sang do’i. Tertawanya pun seperti pada umumnya manusia tertawa, lebar 90 cm.  Barangkali begitu gaya khas Ali Ibnu Anwar, seorang sahabat saya yang “sejak lahir” mengkalim dirinya berjiwa seni.

Ali Ibnu Anwar saat ini barangkali namanya mulai diperhitungkan dipentas sastrawan muda Indonesia, terlebih sejak bergabung dengan para sastrawan tersohor macam Jamal D Rahman, Taufiq Ismail dkk. Keterlibatannya dalam dunia sastra memang sudah nampak ketika dia mengenyam pendidikan di pesantren dulu. Bersama saya dalam membangun kajian, ketrengginasan Ali dalam menyusun kata-kata berbau sastra begitu menggeliat.

Nostalgia

Selang tiga bulan ke datangan saya ke tanah kelahiran, situasi politik di Kairo semakin memanas. Rumor bakal terjadi caos di ranah Kairo jelang pemilu 2011 sebetulnya sudah lama terdengar. Terlebih ketika ada isu Hosni Mubarak berencana ingin menyerahkan tonggak istafeta kepemimpinan Mesir ke putraya Gamal Mubarak.

Sejak tahun 2010, demokrasi di Kairo mulai nampak beringas dan berani. Aktivis demokrasi sudah blak-blakan mengkritik kebijakan presiden Mubarak yang terkenal otoriter itu melalui media blog dan dalam bentuk beberapa karangan buku. Bahkan tahun 2010 aktivis blogger yang juga pegiat demokrasi telah berhasil membuat surat kabar/tabloid anti pemerintahan yang terbit sekali dalam sepekan.

Musibah

Belum usai kisah pilu yang menimpa tetangga sebelah, kemarin gempa dengan kuatan 8,9 SR yang diikuti tsunami menggunjang wilayah Jepang. Nampaknya ini zaman semakin tak menentu dengan segudang amunisi yang tersembunyi. Musim tak bisa diterka semena-mena. Mana musim panas, mana musim hujan semuanya berubah menjadi satu titik kesimpulan “musim penghujan”.

Akhirnya rakyat jelata,  kaum buruh, masyarakat tani menjerit kesakitan karena “teramputasi” oleh kondisi alam yang serba nisbi. Adakah yang salah dengan kaum tani? Lalu dimanakah letak kebenaran kaum berdasi? Wakil rakyat yang duduk di sana-sini yang selalu dihomarti dan kadang suka belanja di tempat protisusi? Entahlah.