Wednesday, September 22, 2010

Anak Kecil Bicara Cinta

Dalam perjalanan pulang ke Kairo Kamis lalu, seorang anak kecil berumur 10 tahun sedang asyik ngobrol sama Oyik. Saya tak begitu mengikuti obyek pembicaraan kedua orang beda umur itu kecuali saat dia meminta untuk di foto bersama Oyik. Sejak itu saya mencoba mengikuti alur pembicaraan keduanya.

Lalu saya sedikit terkejut ketika anak bawang ini berbicara soal cinta dan cinta. Membincangkan sebuah percintaan saya rasa bagi seumuran saya bukanlah soal. Justru sebuah pertanyaan besar ya kalau gak bicara soal cinta atau pun apa namanya. Kalau yang bicara seorang anak kecil seukuran dia? Ini hal luar biasa. Walau dalam lubuk hati, saya sedikit kuatir pembicaraan panjang anak kecil soal cinta itu termotifasi oleh romantika cerita-cerita percintaan dalam sebuah film atau drama, yang mana dia sendiri kurang begitu memahami definisinya.

Saturday, September 11, 2010

Membaca Politik Mesir

Sejak berdirinya Kifaya, gerakan yang lahir tahun 2004, panggung politik Mesir telah berubah secara dramatis. Jika ini terus berlanjut, perlawanan politik di Mesir kemungkinan akan menjadi jauh lebih dinamis daripada yang pernah terjadi sejak revolusi 1952 yang menggulingkan monarki dan mendirikan republik Mesir.

Seperti Kifaya, gerakan pemuda dan koalisi nasional untuk perubahan yang dipimpin oleh Mohamed ElBaradei yang juga calon presiden Mesir mendatang, telah memainkan peran dalam membuat kehidupan politik Mesir kurang stagnan. Mereka telah berhasil meningkatkan margin kebebasan dan mendorong reformasi politik.

Kelompok-kelompok ini semua terfokus pada keuntungan politik jangka pendek. Dan itu tidak bisa dipungkiri dalam dunia politik. Tuntutan mereka terhadap perubahan konstitusional, kebebasan dan keadilan, mengakhiri hukum darurat –tapi mereka sering mengabaikan unsur paling penting yang dapat mendorong perubahan nyata di masa depan: perubahan sosial politik.