Skip to main content

Shisha Solusi Pengganti LM


Menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dollar mempengaruhi pula pada mata uang pound. Saat ini seratus dollar katanya sudah bisa menembus hampir enam ratus walau tidak seperti enam tahun silam yang lebih dahsyat. Hanya saja menguatnya nilai tukar rupiah gak mempengarui jual beli barang bahkan kalau tidak dikatakan lebih ekstrim lagi. Entah apa yang akan terjadi pada musim dingin akan datang. Akankah kriminalitas yang pernah terjadi dua tahun silam bergejolak lagi atau akan lebih angker. Wallahu a'lam


Dalam rentang waktu satu tahun ini saya lihat tingkat kriminalitas di kawasan Asir sedikit aman dari tahun-tahun sebelumnya. Waktu malam hari auranya tidak seangker tahun-tahun lalu. Dan kawan-kawan sudah berani keluar malam sendirian tanpa rasa takut. Ini karena kondisi perekonomian kemarin sedikit membuka mata rakyat jelata untuk bertingkah. Bagaimana dengan kondisi saat ini ketika harga barang mulai mencekik leher? Tentu akan menjadi kekuatiran sesama. Bukan saja warga pribumi kelas menengah kebawah






[caption id="" align="alignnone" width="448" caption="bung kadar dan jeh kholid"]bung kadar dan kih kholid[/caption]

Dalam ceramah sholat Jum'at minggu lalu, imam kota Damerdas Dr. Adullah prihatin atas naiknya harga kebutuhan pokok, dan meminta warga bersabar serta banyak doa saat harga-harga mulai naik. Menurutnya naiknya kebutuhan pokok dan barang-barang lainnya merupakan cobaan yang ada hikmahnya


Barang-barang seperti beras, lauk-pauk dan kebutuhan sekunder lainnya semisal rokok belakangan ini naik tajam. Jika bulan lalu beras masih 45 hingga 50 pound per karung saat ini sudah 80 hingga 90. Rokok pun juga ikut-ikutan naik, kata seorang kawan ini krisis aneh, biasanya krisis hanya terjadi pada kebutuhan primer tapi sekarang juga merambah pada kebutuhan sekunder seperti rokok. Kalau biasanya rokok merek LM hanya empat pound setengah, sekarang naik tajam menjadi tujuh pound setengah. Rokok Cleopatra dulu dua pound setengah sekarang empat pound setengah


Tentu saja harga selangit begitu akan menguras kantong para perokok. Apalagi yang gemar dengan rokok berkelas kayak LM mau tidak mau harus turun derajat ke merek Cleopatra yang terkenal sebagai rokok milik raykat kalau gak kantongnya akan terkuras tiba-tiba. Atau mengubah kebiasan merokok dengan apa yang pernah ditawarkan oleh seorang kawan lewat Shisha, karena rokok ala Shisha menghemat pengeluaran bagi yang punya anggaran terbatas


Merokok ala Shisha ini katanya sudah diterapkan kawan-kawan lainnya saat ini. Saya juga sudah melihat sendiri kawan saya merubah kebiasannya dari rokok ke Shisha. Bahkan kata kawan dalam jamuan makan malam di Qotomiah kemarin katanya ada satu rumah yang rata-rata didomisili oleh para perokok berat berganti ke Shisha, akhirnya ruangannya tiba-tiba berubah mirip sebuah mini Kafe


Shisha menurut saya solusi terbaik bagi mereka yang doyan merokok kayak kereta api, sambung menyambung. Beli satu Shiha bisa dipakai berkali-kali. Alatnya juga tidak seberapa, hanya butuh rasa buah dan arang sebagai asap sudah siap pakai untuk beberapa bulan. Tapi rencana tetangga rumah akan mengganti nasi menjadi Ies saya masih kurang yakin mereka akan bertahan lama, mengingat perut orang Indonesia identik dengan nasi. Walau sudah berkali-kali makan kibdah, roti dll katanya belum dikatakan makan jika belum pakai nasi


Untung saya bukanlah perokok :D



Comments

  1. tulisan anda yang di baris paling akhir itu bikin saya pengen ketawa :D :))

    ReplyDelete
  2. makan dulu10:58 AM

    Untung minhah naek mas, makan duluu...

    ReplyDelete
  3. minhaku dah hapur jar :((

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.