Skip to main content

Obrolan Malam


Bagaimana anda menggambarkan seks (erotis) dan cabul? Seks identik dengan hubungan badan antara lawan jenis. Sementara cabul banyak diartikan sebagai pemerkosaan tak didasari suka sama suka (asusila). Mengutip dalam perdebatan sastra, erotis adalah diskripsi sedangkan cabul adalah penilaian. Banyak seksual sebagai erotis dan pada gilirannya akan menimbulkan perilaku cabul. Demikian pandangan budaya konservarif orang timur


Jejak sikap serupa juga bisa dilihat –ke tingkat yang jauh lebih kecil- dalam masyarakat liberal, seksual dan erotis bukanlan sesuatu –yang pastinya- mengandung unsur cabul. Meskipun Zadi Smith seorang novelis dan esai terkenal sering menulis cerita erotis yang banyak dikonsumsi masyarakat Amerika dan Inggris selalu mencantumkan label peringatan dalam setiap bukunya. Walaupun genre seperti ini kadang bagi masyarakat liberal dianggap sebagai buku murahan (sastra rendah). Kendati kata erotis dalam sastra berarti seni lawan dari pornografi belaka


Namun adegan seksual dalam literatur cerita sastra tidak bisa dianggap sebagai cerita rendahan/murahan karena banyak buku komtemporer klasik terkemuka dan laris manis bebas menggambarkan pertemuan heteroseksual dan homoseksual tanpa rasa takut seperti karya Abdul Qudus dalam bukunya yang terkenal dengan Adab Ferash yang secara harfiah berarti sastra kasur banyak mengungkap tabir adegan imtim yang dilukiskan dalam sebuah novel


Cerita erotis, cabul dalam sastra hanya merupakan "dianggap" kiasan kata, seni. Bagaiman kalau cerita itu nyata sebagaimana terjadi belakangan ini di negeri kita. Kasus Ariel hingga Krisdayanti mengemuka di berbagai media Indonesia bebas diakses oleh semua kalangan


Baru-baru ini kami melakukan diskusi kecil-kecilan di kawasan Asir bersama kawan-kawan dengan menghadirkan A Jianva yang baru kembali (lagi) ke Kairo untuk melanjutkan studi s2. Perbincangan ditengah panasnya cuaca Kairo diawali oleh pertanyaan saya soal bombastisnya berita Ariel hingga Krisdayanti


Mengapa video hot mirip Ariel begitu heboh nyaris mengalahkan pergelaran sepak bola waktu itu. Padahal dalam dunia artis hal-hal seperti ini sudah lumprah terjadi. Kasus demi kasus macam Maria Ulfa, Ayu Azhari dll seperti berita bualan yang biasa-biasa saja. Sementara tahun ini ketika video mirip Ariel merebak, lalu ciuman bibir Krisdayanti dengan kekasihnya menjadi berita utama yang berlanjut pada penghakiman masa.


Kalau ditilik ciuman bibir Krisdayanti sekali lagi adalah hal lumrah terjadi dalam dunia keartisan. Jika dikaitkan dengan sensualitas yang lebih parah, benjolan payudara Jupe sebenarnya sudah dikategorikan sebagai pornografi. Ini tak bisa dibantah.


Ali selaku direktur kerupuk madurasa yang malam itu juga hadir menganggap arus deras berita soal pornograsi akhir-akhir ini marak tak terlepas dari politik tingkat tinggi. Penguasa sepertinya ingin supaya berita soal isu yang mengancam kelanggengan rezim segera berakhir. Walau demikian Ali merasa berita hot di media yang kian terus bergulir akan berdampak ke masyarakat luas


Seperti apa yang diceritakan Amir selama delapan bulan membaur bersama masyarakat kelas menenggah-bawah yang sibuk dengan urusan nafkah dalam mempertahankan hidupnya, sudah mulai penasaran oleh berita-berita soal itu


Berita media massa yang siapapun bisa mengaksesnya tentu saja akan mempengaruhi generasi muda. Kasus berita Ariel terbukti, setidaknya akan mengancam perkembangan generasi mendatang dengan banyak kasus korban pemerkosaan setelah berita Ariel mewabah di seluruh penjuru dunia


A Jiava melihat tingkat generasi muda di desanya saat ini telah mengevolusi. Perbincangan anak-anak yang masih berbau kencur sudah mengarah ker pornografi. Tak sedikit menurutnya telah terjadi pemerkosaan (cabul) di desanya. Bahkan anak-anak muda yang hari ini kian mudah mendapatkan mobile (hp) karena harganya semakin murah, menyimpan video hot di hp bukan lagi hal aib


Pengaruh berita soal pornograsi lambat laun akan berimbas pada sikap dan tingkah generasi muda. Entah apa yang akan terjadi 20 tahun mendatang, barangkali sudah tidak ada lagi perbedaan antara seni, sek (erotis) dan cabul. Yang ada hanya satu, itu adalah seni. Kalau sudah demikian, dunia akan kiamat. Arus timur tidak lagi dominan karena terganti oleh arus barat



Comments

  1. indonesia 2o year ago likesziones, amrik and mybbe freesex

    ReplyDelete
  2. balas ngikut spam, tulisn mnrik :D

    ReplyDelete
  3. alfudz10:41 AM

    gimana nih kok berbach timsusnya.....:D

    ReplyDelete
  4. saiful a10:46 AM

    payah anda............anda yg ngitip kemarin harus bertanggujawab

    ReplyDelete
  5. makan dulu10:50 AM

    media seharusnya bisa mengontrol pemberitaannya! makan dullu mas...

    ReplyDelete
  6. ih jdi ngeri takut n kuatir, bwt moga da berkhnya ksus ariel dll tuk indonesia

    ReplyDelete
  7. ha ha ha ha ... payah wes :D :p

    ReplyDelete
  8. ariel4:56 PM

    hati2 nanti tak laporkn kapolres sampean beritain daku terus. :D

    ReplyDelete
  9. waw inpo mnarik :)

    ReplyDelete
  10. Tolong Jagain Amir Mas.....jangan sampe liar lagi.,...hehehhee

    ReplyDelete
  11. hal2 berbau seks kan emang udah jadi bagian dari kehidupan manusia sejak jaman dulu. kan banyak tuh peninggalan purbakala yang isinya menyangkut seks gitu..

    ReplyDelete
  12. Anonymous1:00 PM

    aku kuatir kasus ariel-ariel lain akan semakin ramai. bukan hanya dalam duniar artis, tapi dalam dunia anak-anak dan remaja :D

    ReplyDelete
  13. Salam kenal juga dan terimakasih…

    ReplyDelete
  14. iya, kasus2 demikian itu gak baik di baca sama orang yang baru2 puber kayak agus :p

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.