Skip to main content

Israel

Kemarin malam aku ke Giza, suasana biasa saja gak ada pengamanan super ketat, padahal di  kawasan situ merupakan komplek kedutaan Israel berada. Hanya terlihat beberapa kompi  keamanan bersenjatan beserta kendaraannya terlihat sedikit meningkatkan penjagaan di bawah  apartemen dimana kedutaan Israel berada

Meski berjaga-jaga, aku dan Falah gak ditanyain (diintrograsi) soal pasport dsb seperti yang  pernah terjadi saat Obama akan datang ke Kairo tahun lalu. Kami melintasi depan kedutaan  Israel yang dipenuhi oleh personel kepolisian dengan mantap, santai tanpa beban dosa . Tak  ada kecurigaan dari mereka terhadap kami yang malam itu sedang membawa tas

Kalau memang siaga satu, pasti mereka akan memeriksa kami, menggledah barang-barang  kami. Mencurigai bawaan kami, siapa tahu isinya bom dll. Tapi syukurlah, malam itu lancar- lancar saja. Mungkin saja aparat keamanan punya indera ke tujuh yang mampu menembus sekat- sekat tersembunyi atau punya penciuman luar biasa kalau yang kami bawa memang barang-barang  bau yang hendak dibersihkan



Dubes Israel disini cukup cerdas menempatkan kedutaannya berada di tengah -tengah tempat tinggal penduduk. Mereka yang jelas punya alasan, bukan karena gak punya tempat, dana atau legitimasi dari penguasa. Mereka ku kira lebih mengedepankan faktor keamanan dan kenyamanan berada di  tengah-tengah apartemen dari serangan-serangan kelompok garis keras atau orang-orang yang benci terhadap  Israel untuk berpikir seribu kali kalau ingin menghacurkan kedutaan Israel

Iya hari-hari ini di belahan dunia memang sedang marak aksi demonstrasi mengutuk kekejaman Israel atas penembakan kapal pengangkut  bantuan kemanusian Mer-C dari Turki itu termasuk di Mesir. Kabarnya sekelompok ikhanul muslimien Mesir berunjuk rasa di kawasan Husain. Sejumlah aktivis Mesir sebagaimana diwartakan media juga mengadakan demonstrasi di kawasan Ramsim mengutuk Israel. Tapi cukupkah Israel dengan kutukan? Membakar bendera?

Ada banyak kasus kemanusiaan korban kekejaman Israel sudah cukup menjadi bukti kalau negara  Zionis itu perlu di tenggelamkan. Kutukan-kutukan itu kukira gak mempan untuk menghentikan Israel dari kebiadaan. Percuma kalau cuman mengutuk, sudah berapa banyak  negara-negara dunia mengutuk kenyataannya pembantaian negara zionis itu masih tetap berjalan

Dan satu yang barangkali mengakhirinya kebiadaban Israel adalah dengan cara membumi hanguskan  Israel dari ranah Palestina. Aku salut sama perdana menteri Turki Cecep Tayyib Erdogan  atas sikap tegasnya kemarin yang mengeluarkan kedutaan Israel dari Turki. Bahkan tadi malam  Erdogan menyatakan Israel sudah tidak ada lagi dalam kamus negara Turki

Iran apalagi, kebenjian kepada negara zionis gak bisa ditutup-tutupi dan sudah sejak lama Iran menyatakan perang dengan Israel bahkan sewaktu-waktu siap meletupkan  rudalnya ke negera zionis itu. Ini aku setuju. Spekulasi awal dari Nejad kukira mendekati  kongkrit daripada hanya kutuk-mengutuk

Karena kurang apa lagi Israel dapat julukan dari dunia, dari kutuk hingga negara biadap,  anjing, gak punya perasaan dll tapi kenyataannya ya tetap saja seperti itu. Masih pede  membantai warga Palestina

Jadi semestinya kata kutuk sekarang gak berlaku lagi. Yang kongkrit, segera di bom yang  bersangkutan dengan mempertimbangkan aspek-aspek warga tak berdosa. Sebab asal  tahu saja kalau hampir separuh warga sipil Israel sebenarnya tak menghendaki adanya keributan  menahun oleh pemerintan Israel. Jadi menghabisi pemerintahan Israel, sekutunya dan kelompok  ortodok Yahudi ku kira sangat tepat

Tapi sekali lagi kejadian Israel sudah menjadi agenda sejarah kelam dalam dunia Islam.  Beberapa hadits yang masuk dakhil, maupun cerita-cerita israiliat banyak bicara soal  kebiadaban Israel kelak termasuk musnahnya orang-orang Yahudi akhir zaman nanti

Jadi antar percaya atau gak berbicara masalah Israel gak terlepas dari masa akhir zaman.

Comments

  1. segera anda ngutuk :D :))

    ReplyDelete
  2. segera anda mengutuk ... sebelum kiamat datang :D

    ReplyDelete
  3. bisyri3:17 PM

    udah mau kiamat dong mas....duh!

    :razz:

    ReplyDelete
  4. kalau masih ada alkirom kargo kiama masih jauh bis ;)

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.