Skip to main content

Syarif Remaja Fenomenal

[caption id="attachment_713" align="aligncenter" width="422" caption="syarif, koran al-ahram"][/caption]

Jangan putus asa menghafal alqur’an gara-gara ditolak pacar atau karena alas an faktor usia semakin menua. Pacar dan usia bukan tolak ukur mentok tidaknya seseorang menghafal alqur’an. Buktinya beberapa minggu lalu, Syarif Sayyed Musthafa remaja  berusia 11 tahun mendapatkan penghargaan mentereng dari madrasah Al-Azhar atas prestasinya hafal alqur’an 30 juzz, 11 ribu hadist

Ukuran usia seperti itu di dunia arab sebenarnya bukan hal aneh. Banyak anak-anak seusianya atau malah relatif lebih muda lagi seperti imam Syafi’i (7 tahun) dan ulama-ulama tersohor zaman dulu hafal qur’an di usia remaja. Tapi ini sepertinya beda, karena dia butuh tiga bulan untuk menghafalkan alqur’an 30 juzz, dan empat puluh hari menghafalkan 11 ribu hadist. Ini manusia fenomenal sepanjang sejarah abad sekarang. Surab kabar Al-Ahram menyebutnya sebagai mu’jizat dari Tuhan



Penjulukan ini menurut saya tak berlebihan, karena di saat manusia sudah mulai fanatik dengan dunia pertemanan semacam facebook dll yang tak mengenal batas usia, ternyata masih ada manusia dengan usia relatif sangat muda menorehkan sejarah dalam bidang ketrampilan agama begitu cepat. Hari-harinya pun bukan lagi login ke fb, ngecek status, karena dalam sehari dia belajar selama 20 jam. Jadi sepertinya dia tidak ada waktu lagi untuk buka-bukaan (show) di internet

Syarif asal Mesir ini (aku gak tahu dari daerah mesir mana) dan pelajar madrasah Al-Azhar sudah mendapatkan 26 piagam penghargaan. Ini bukti kalau anak remaja itu kredibelitas hafalannya gak diragukan lagi. Kalau saya? Semoga prestasinya memicu saya lebih giat lagi menderes alqur’an

Comments

  1. klo kamu gimana gus :D ... kapan ngikil ini .. selametan inter :D :grin: :grin: :grin:

    ReplyDelete
  2. admin3:14 PM

    segera anda kesini ama kakak anda :)

    ReplyDelete
  3. Subhanallah,kalau didindonesia sudah ada belum ya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.