Saturday, March 27, 2010

Inter dan Kekel

Jika saja Inter Milan menang saat melawan AS Roma tadi malam, kegembiraan saya barangkali semakin bertambah. Bukan karena malam ini di sini sedang melakukan hidangan bersama kekel, tapi jarak Inter dengan musuh-musuh bebuyutannya juga semakin terpangkas jauh, dan kesempatan  menuju tangga juara tentunya juga akan semakin berada di depan mata. Sayang Inter harus puas dibabat AS Roma

Sebenarnya Inter punya kesempatan banyak menjebol gawang Roma. Namun beberapa peluang mereka disia-siakan begitu saja. Eksekusi striker semacam Eto'o dan Milito yang punya kapabelitas diakusi dunia itu malam tadi kurang mantap. Sementara Roma yang bermain dengan performa  tinggi sangat ciamik memainkan bola indah. Penguasaan bola Inter malam tadi kalah drastis dengan Roma. Barangkali Jose Mourinho sedang dilanda kegelisahan dalam meracik skuatnya. Karena minggu ini mereka akan bermain di champion

Walau begitu, saya masih puas dengan masakan saudara Falah dan Wawan Al-Jufri. Puas dalam arti yang sebenar-benarnya dan dalam tempo yang se-singkat-singkatnaya. Masakan Kekel limited edition itu dalam rentang relatif singkat langsung lenyap. Entah dari mana mereka berdua berguru koki, kok sebegitu enaknya. Sampai kawan saya si Burhan habis makan langsung menuju kamar mandi

Friday, March 26, 2010

El-Baradei di Husain

Tadi malam televisi Al-Arabia menayangkan wawancara eksklusif dengan calon kuat presiden Mesir Mohamed El-Baradei. Ini merupakan wawancara perdana dia dengan televisi Arab non Mesir dan sekaligus juga menjadi pukulan telak bagi televisi Al-Jazeera yang sejak awal mengulur-ngulur liputan khusus tentang El-Baradei karena disinyalir untuk menghindari konflik kepentingan dengan pemerintahan Mesir

By the way ada satu frase dalam wawancara itu yang kemungkinan besar menimbulkan kontroversi besar yaitu ungkapan begini "Saya calon presiden Mesir paling terkenal di dunia Arab dan dunia. Dia mengaku lebih terkenal ketimbang ahli arkeolog Mesir yang sudah diakui dunia Zahi Hawass. Fakta ini memang telah mencatatnya bahwa semenjak memimpin Badan Atom Internasial namanya semakin melambung di dunia khususnya Negara Arab. Keberhasilannya itu juga mengantarkannya menjadi ketua badan atom selama dua periode dari tahun 1997-2009

Dalam sesi akhir tadi malam, El-Baradei mengungkapkan akan melaksanakan sholat Jum'at di masjid Husain. Dan terbukti, bersama dengan tim suksesnya sebanyak 10 orang tadi siang dia melakukan sholat di sana dan dilanjutkan mengunjungi Khan Al-Khalili dan masjid Sultan Hasan. Kawan saya si A Burhan kebetulan tadi siang juga melakukan sholat Jum'at di Husain, melihat arak-arakan warga. Saya tak tahu bagaimana keadaan Husain siang tadi. Apa serem seperti bulan lalu ketika rencanya El-Baradei dkk akan melaksanakan sholat di masjid Al-Azhar

Tragedi Pernikahan

Bagai tertimpa atap rumah, kabar itu begitu mengglinjangkan saya. Betapa bahagianya dia sekarang. Sebuah pesta meriah barangkali telah membingkai mereka berdua menuju kehidupan baru. Iya kabar itu telah  sampai ke telinga saya

Tak tahu banyak kawan-kawan sini soal perkawinan dia. Bagaimana akan tahu, yang mau nikah saja juga baru tahu. "Kalau ketahuan duluan, pasti gak mau pulang ke Indo!"  Kata kawan si Prenggedek itu. "Lo kok bisa. Emang ceritanya gimana sih?" Tanya saya yang keblabasan keheranan

"Kalau diceritain panjang. Timpal si Penggredek. "Yang pasti aku dapat info dari orang tuaku. Waktu nelp itu aku diberitahu ortu, kalau si dia undangannya sudah disebar . Padahal bulan lalu dia masih disini dan sedang mempersiapkan perpulangan sepanjang masa dari medan pertempuran dengan Al-Azhar. Biar gak menolak, lalu sebelum sampai di Indo, undangan pernikahannya disebarkan"

Saturday, March 20, 2010

Syeikh Ahmed El-Tayyib

Presiden Mohamed Hosni Mubarak telah mengeluarkan keputusan no 62 2010 dari rumah sakit Heidelberg Jerman yaitu menunjuk Syeikh Ahmed El-Tayyib sebagai Grand baru Imam Al Azhar Al Sharif menggantikan Syekh Tantawi yang wafat di Arab Saudi (10/3)

Ahmed El-Tayyib merupakan salah satu calon terkuat untuk posisi itu sejak pekan lalu bersama mufti saat ini Syeikh Ali Gum'ah. Namun desas-desus pencalonan itu sudah tercium publik sejak meninggalnya Tantawi bahwa rektor Al-Azhar itu memiliki kans besar untuk memangku jabatan sebagai grand Al-Azhar. dan ternyata terbukti Jum'at kemarin (19/03) beliau secara resmi diangkat Mubarak untuk menjadi Syeikh Al-Azhar

Ada banyak rumor yang berkembang terkait naiknya Tayyib sebagai Syeikh Al-Azhar. Di kalangan Islam moderat menilai penunjukkan Tayyib sebagai Syeikh Al-Azhar sangat tepat, karena lulusan Universitas Sorborne di bidang filsafat Islam ini dipandang  bisa menjembatani antara Timur dan Barat. Sebab Al-Azhar di zaman modern seperti saat ini butuh  komunikasi yang intens dengan Barat

Friday, March 19, 2010

Bentrok Lagi

Sekarang semua orang Palestina di Yarussalem Timur mencoba untuk menyelamatkan Al-Aqsa dari Konservatif  Zionis Yahudi dan Kristen Zionis. Sudah sejak hari minggu lalu , ultra ortodoks Yahudi telah membagi-bagikan selebaran yang intinya meminta warga non Yahudi meninggalkan tanah Israel. Himbauan ini berlaku bagi Muslim maupun Kristen Palestina

Belakangan ini memang bentrokan antara warga Palestina dengan aparat keamanan Israel semakin meningkat, dan sudah mencapai tingkatan yang mungkin intifadhah.  Pertempuran batu lawan senjata itu ditengarahi sebagai bentuk protes warga Palestina di Yarussalem Timur atas pembangunan pemukiman Israel. Palestina menuduh Israel telah mengingkari perjanjian yang telah disepakati bersama beberapa tahun silam

Amerika pun juga berusaha menengahi. Mencarikan solusi untuk ke dua belah pihak.  Sayang Israel terlalu arogan. Rekonsiliasi menuju jalan damai itu akhirnya kandas di jalan. Joe Biden wakil presiden Amerika yang beberapa hari lalu ketemu dengan perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu yang meminta Israel menghentikan pembangunan warga seperti sia-sia belaka. Bukan hanya itu, Amerika sebagai Negara adidaya mendapat komentar pedas dari sang perdana menteri Israel

Friday, March 12, 2010

Menanti Syekh Al-Azhar Berikutnya

Sejak meninggalnya Syekh Sayyid Tantawi (81) karena penyakit jantung di Saudi Arabia hari Rabu kemarin (10/3), desas-dasus publik tidak berhenti pada siapa yang akan menggantikan almarhum yang memegang posisi relegius tertinggi di dalam Islam Sunni itu. Banyak orang Mesir lupa bahwa Imam besar Al-Azhar sekarang kurang memiliki peran penting dan terhormat seperti  dulu

Tentu saja salah satu hal yang membuat grand Al-Azhar kehilangan penghargaan dari Mesir dan dunia Sunni adalah fakta bahwa Syekh ditunjuk oleh rezim, tidak dipilih seperti masa lalu. Sistem baru yang diploklamirkan oleh rezim saat itu Gamal Abdul Nasser dimaksudkan untuk memodernisasi masjid dan universitas serta mempermudah pengontrolan masjid, universitas Al-Azhar yang merupakan organisasi tertinggi dan tertua bagi muslim Sunni di Mesir dan dunia

Nasser mengerti dan tahu betul bagaimana Al-Azhar dapat memainkan peran penting di negeri ini dalam pencarian keadilan dan demokrasi seperti apa yang pernah terjadi ketika syekh didukung Mohammed Ali Pasha di awal abad ke-19 atau sejarah besar mereka terhadap dukungan untuk revolusi tahun 1919. Nasser ingin menggunakan agama sebanyak mungkin dalam melayanani masyarakat dan sistem pemilihan umum adalah terget yang terealisasi

Tuesday, March 09, 2010

ElBaradei

ElBaradei : Together We Will Change , Yes We Can

Beberapa media online pekan lalu mewartakan bahwa sebagian imigran Mesir di London mendukung penuh pencalonan Elbaradei menuju kursi Presiden 2011. dukungan itu nampak terasa ketika kesebelasan Inggris melakukan pertandingan persahabatan dengan Mesir di stadion Wembley, Rabu pekan lalu (3/3/) dimana sejumlah suporter Mesir membantangkan spanduk berukuran besar bertuliskan dukungan kepada Elbaradei

Televisi Al-Jazeera, penyiar pertandingan persahabatan tersebut nampaknya memanfaatkan momentum ganjil itu dengan menyorot gerombolan pembawa poster Elbaradei di tepi barat stadion berlama-lama. Sebagaimana televisi ini pernah menyorot pendukung Bayern Munich asal Indonesia yang membentangkan bendera Indonesia di stadion mereka Allianz Arena saat melakukan pertandingan liga Champion

Bagi warga cinta perubahan, Elbaradei seperti Luke Skywalker, tokoh utama dalam film Star Wars. Ia ibarat "calon" dewa baru yang siap melakukan perubahan di tengah-tengah kejemuan warga oleh keangkuhan penguasa. Ia adalah manusia pertama yang berani memploklamirkan diri sebagai calon presiden. Bahkan pendukung konservatif menyebut Elbaradei sebagai rosul Tuhan yang diutus menata kembali bumi peninggalan Musa ini dari cengkrama penguasa otokrasi sejak 1981. Sementara novelis Alaa al-Aswany dalam kolomnya di harian Shorouk menyebut pencalonan Elbaradei akan membawa iklim kebebasan dan demokrasi

Friday, March 05, 2010

Kasus Hisyam Talaat

Kekuasaan, uang dan seks nampaknya memang sulit untuk dilepaskan. Terkait ada tidaknya unsur politik, isu skandal seks kerap melanda para penguasa maupun orang kaya. Bagaimana kita menyaksikan skandal seks terheboh mantan presiden AS Bill Clinten dengan seorang pekerja Gedung Putih Monica Lewinsky. Lalu mantan presiden Israel Moshe Kotsav dituduh melakukan  hubungan intim dengan karyawannya. Dan baru-baru ini perdana menteri Italia Silvio Berlusconi diduga selingkuh dengan Noemie Letizia seorang pekerja seks komersial

Di Indonesia juga tak kalah menarik. Saperti pada kasus anggota DPR dari PDIP Max Moen dengan mantan stafnya Desi vidyawati. Mantan ketua KPK Antasari Azhar yang terjebak cinta segitiga  dengan Nasruddin dalam merebutkan sosok wanita berparas tombi si Rani Juliani. Dan barangkali juga masih banyak kasus-kasus sejenis yang tak terekspos media

Tentunya kisah politik, uang dan seks juga menjadi buah bibir di dunia Arab. Sebagaimana informasi baru-baru ini bahwa seorang milyuner Mesir dan mantan tokoh politik dari partai berkuasa Hisyam Talaat Moustafa (59) divonis hukuman mati setelah dinyatakan bersalah melakukan rangkain aksi pembunuhan terhadap bintang top asal Lebanon Suzanne Tamim