Skip to main content

Status Facebook

Banyak yang ragu tentang penulisan status Facebook (FB) termasuk saya. Ragu bukan berarti tidak percaya. Tapi ragu akan status asli yang ditulis oleh empunya Facebook. Tidak satu, dua saya menemukan kesamaan status yang ditulis seseorang. Meski FB adalah komunitas mikro pertemanan, menjiplak karya/karangan se cuail apapun tetap di sebut plagiat. Dan itu tentu saja tidak dibenarkan


Saya merasa prihatin kepada salah satu atau beberapa members di FB saya yang tak merasa bahwa tulisan statusnya persis dengan members saya yang lain. Narsis boleh saja. Ingin mengungkapkan unek-uneknya silahkan. Bergaya ria tafaddol. Namun kalau tulisan statusnya menjiplak karya orang lain itu bukanlah kebanggaan. Begitu sebaliknya, sejelek apapun status (FB) orang hingga berantakan tulisannya, saya akan memberi apresiasi sebesar-besarnya





[caption id="" align="aligncenter" width="307" caption="facebook"][/caption]

Pernah suatu saat seorang kawan se-alumni dengan saya yang salah kaprah menulis bahasa arab. Pokoknya salah, bukan bahasanya saja, penulisan arabnya juga salah. Dalam batin saya, nih orang apa sudah lupa dengan bahasa arab ya. Maklum kawan saya itu sekarang sekolah di umum dan sangat umum untuk orang umum :D. Jadi barangkali dia lupa bahasa arabnya. Tapi kalau dia nulis status dengan bahasa English sangat luar biasa. Hingga saya kualahan memahaminya


Pertama –terhadap status arab yang salah itu- saya anggap mungkin hanya tipu daya permainan dia saja. Ternya memang bukan main-main. Ada beberapa kali dan itu pasti salah penulisan arabnya di status FBnya. Saya sendiri hingga malu ketika kawan saya lainnya menegur kawan yang salah itu lewat comment. Akan tetapi saya tetap memberikan apresiasi sebesar-besarnya, sebab meski salah, itulah karya dia, kemampuan dia. Bukan hasil olahan karya orang lain. Coba bisa dibayangkan seandainya sudah jiplak status orang lain ternyata salah pula.  Ini namanya sudah jatuh ketimban tangga lagi


Saya juga sedikit tertawa sinis saat membuka FB  dan statusnya mentereng khobis. Gimana gak khobis nulisnya saja pakai bahasa English, tiba-tiba setelah saya membuka-buka status members lainnya ternyata kok ada kesamaan. Padalah boleh dibilang status itu bukan untuk umum. Lain jika status yang ditulis memang mengandung unsur umum seperti hadits nabi, iklan tertentu.  Ini tentang kepribadian, kata-kata pribadi. Jadi orang itu yang mestinya mendapatkan apresiasi dan acungan jempol berkali-kali karena kehebatan bahasanya, setelah ketahuan menjiplak jadi bilang "Fuck You..!" hehe


Begitulah tentang dunia Facebook sekarang ini. situs pertemanan yang lagi digandrungi oleh manusia (memang selain manusia ada yang suka dengan FB ya?). Banyak kejadian narsis ria diungkapkan di depan publik members baik lewat status maupun karya lainnya. Bermacam-macam sifat dan perikalu seseorang sebenarnya sudah bisa dibaca lewat FB. Kalau FB saja sudah diakui sebagai istri k kedua, bolehlah kalau saya katakan FB itu bagian sifat/karakter sejati manusia. Atau sebaliknya sifat dari sifat orang lain karena menjiplak karya orang lain

Comments

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.