Skip to main content

Blog Agus Romli On Mobile

Di pagi yang masih gelap, hp saya berdering. Nampak sebuah pesan pendek masuk ke nomer saya. Meski agak berat saya berusaha membuka siapa tahu ada hal penting yang harus diketahui. Ternyata pesan pendek berisi ucapan. "Met ultah John. Jgn lupa ngaji ! Moga pjg umur&smua yg d cita2kan dpt tercapai. Amien3x". Begitu pesannya. Duh mentang-mentang berlangganan sms gratisan ya batin saya


Malam hari tadi giliran seorang wartawan senior Antara (Qotomiyah dan Tajamuk) mengirim pesan pendek. Kalau sms kali ini sedikit beda dari yang lain. Ini bukan ucapan salamat tapi semacam usaha mencarikan solusi. "Sgera yg lg kbanjirn ucapn ULTAH..hhuahua". tulisan sms itu. Entah maksud kata "segera" dari bung Ris. Menurut kamus besar terbitan ikbal, segera itu berarti mengajak, anjuran untuk slametan. Lain halnya dengan kamus Damerdas. Segera berarti diajak mengikuti slametan. Bedanya gak terlalu mencolok sih. Cuman berawalan (di) dan (me). Walau demikian jangan meremehpun. Kedua kata punya makna berbeda. Bukan begitu bung Ris



Kemarin malam Ayub Mustofa ke rumah. Ditemani Imam Zarkasi dia memberi tahu kalau situs pertemanan saya Facebook banyak kiriman ucapan selamat. Saya belum tahu banyak isu itu. Maklum di sini koneksi internet masih ada sedikit gangguan. Antara hidup dan mati. Hidup sebentar matinya kelamaan. rasanya bikin malas browsing. Lagian saya kurang intens membuka jejaring terhebat sekarang ini si FB. Seperti persepsi orang "sebagai istri kedua". Paling membuka , lalu ngecek status dsb habis itu sign out. Saya berusaha tetap istiqomah merawat blog saya dan belajar menulis sebagaimana anjuran Leo Kelana di blognya


But saya mengucapkan terima kasih kepada kawan-kawan baik lewat ponsel maupun jejaring pertemanan FB. Saya merasa baru kali ini tahu kalau FB mampu melacak kelahiran seseorang. Dan baru kali ini pula saya dapat ucapan bertubi-tubi baik lewat tulisan maupun kata, biasanya ucapan langsung diajak makan-makan hehe. Teruntuk Iyan Doank, Ayok, Fajar, Herman, Hulaimi, Bung Azhar, Fawaid, Ridwan, Putra Zaraeng, Rifai, Kholiq, Anwar Dhani, Ivan, Sufiansyah, Bung Kadarisman, Qomar, Oyik, Novi dan Ayub dsb


Oh ya Blog saya ini (aguromli.net) bisa diakses lewat hp dengan mudah dan ringan karena versi di ponsel memiliki fitur berbeda dengan versi aslinya. Langsung saja ke tekape. Jadi tak ada alasan lagi sampean gak membaca tulisan saya karena sibuk dan lain hal :D


Dengan hadirnya fitur versi mobile anda gak perlu resah dengan biaya yang digunakan untuk ngakses. Lagian yang berkartu Vodafone satu hari ngakses gratis dan satu hari satu pound :D

Comments

  1. hafiz6:26 PM

    Blog Agus Romli On Mobile --- promosinya keren banget :D
    ----------------
    @Admin: wah di atabah kayaknya banyak receiver di obral bung azhar :))

    ReplyDelete
  2. wew. ternyata benar² d posting. hehe.. ada sedikit koreksi mas.. tgl 15 agust, sms gratis d cabut dari vodafone ..hehe..

    terimakashi ya ayam panggang semalam telah menyulap kami menjadi lebih bersemangat lagi mengunjungi blog anda. sekali lagi terimakashi.. he² :)

    ----------------
    @Admin: wah masak sih john gk gratisan lagi smsnya?

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.