Skip to main content

Teh Versus Cengkeh

Saya dapat info baru dari pak Supriadi kawan dan guru saya satu rumah katanya meminum teh dicampur cengkeh mengandung manfaat luar biasa dapat menyebuhkan nyeri pada otot dan tulang. entah benar atau tidak ini perlu kita coba dan buktikan beliau juga dapat informasi dari kawannya kok. Maklum beliau saat ini lagi ngelembur nulis disertasinya untuk program doktoralnya yang akan diujikan awal Agustus di Sudan nanti

Tehnya saja sebenarnya mengandung berbagai khasiat luar biasa terutama teh hijau. Selama bekerja berat seperti belajar menjelang ujian saya selalu mengkonsumsi teh katanya sih bisa membantu peredaran darah dengan baik. Teh yang saya minum bukan teh hijau atau teh pada umumnya di Indonesia yang manis dsb tapi teh khas sini yang pahit meski sebenarnya kawan saya si Dayat menyimpan banyak teh dari Indonesia, karena orang sini jagoan mengkelaborasikan teh akhirnya terasa pahit-pahit manis enak gimana gitu. Saya sendiri dalam membikin teh meniru gaya orang-orang Mesir namun belum bisa menyamainya, kadang terlalu pahit kadang kemanisan plus pahit akhirnya gak jelas jadinya



Ya sudahlah saya niatkan untuk obat, saya paitin saja itung-itung kalau pahit katanya bisa menolak penyakit kencing manis. Saya takut dengan penyakit yang satu ini karena seluruh keluarga saya mengindap kencing manis mulai dari Mbah sampai Ayah. Mudah-mudahan saya tidak ketularan

Kadang saya mendapat semprotan dari si Bambang Ebong teman satu rumah katanya kok bikin teh pahit terus jangan kuatir dengan kencing manis itu penyakit orang tua bukan penyakit anak muda. Iya tapi khan kita harus mewanti2nya mulai sekarang jawab saya. Akhirnya saya terbiasa dengan teh yang pahit-pahit

Nah ternyata teh pahit buatan saya selama ini tidak sia-sia tentunya selain menolak kencing manis, katanya si Rozzi anak Filsafat dari Malang dan tetangga rumah membuat teh kentel (kental) dan pahit akan menggerakkan otak bekerja dengan baik (baca; melancarkan peradaran darah ke otak) wah apa iya? Setelah baca ulang tulisan di kotak teh ternyata memang iya bahwa teh Lipton bisa membantu akal bekerja dengan baik. Dia juga terbiasa membuat teh kental dan pahit

Kembali ke teh dan cengkeh. Setelah saya mendapat info dari Pak Supriadi yang katanya bisa membantu tulang sakit dan nyeri. Kemudia saya dan beliau penasaran untuk mencobanya setelah keliling nyari cengkeh sama beliau hingga kesasar jalan alhamdulillah akhirnya mendapatkan dan malam ini saya menikmati teh versus cengkeh dalam satu gelas. Wah ternyata rasanya lumayan enak juga yah

Maka bagi anda yang belum mencoba bersegeralah mencobanya siapa tahu ada manfaatnya. Kendati saya juga belum menikmati hasil dari minuman kaleborasi dari cengkeh dan teh itu

Comments

Popular posts from this blog

Sabar dan Ihlas

Siapa yang tidak ingin memiliki sesuatu sempurna. Siapa yang menolak jika dapat sesuatu yang menggembirakan? Setiap orang pasti ingin sempurna bahkan sesempurnanya nabi kita yang sudah maksum atau seputihnya malaikat yang tak memiliki dosa. Tapi apa daya manusia hanyalah ciptaan tuhan, manusia adalah mahluq yang ketergantungan satu sama lain.

Pembantaian

[caption id="" align="aligncenter" width="363" caption="mohammad digantung/youm7.com"][/caption]
Kalau melihat gambar di atas, saya teringat waktu pembantaian dukun santet yang ramai dibicarakan dengan sebutan "aksi ninja" akhir tahun 1998 silam. Puluhan kepala diarak di jalan-jalan seperti konvoi pada sebuah partai politik. Yah memang waktu itu sedang bergejolaknya partai politik pasca turunnya orde baru yang tumbuh bak jamur
Lalu berkembanglah kasus pembantaian dukun santet tersebut yang pada akhirnya berubah nama menjadi ninja dengan keadaan politik saat itu yang semakin memanas. Begitupun dengan peristiwa dua hari kemarin di Lebanon, seorang warga Mesir tewas setelah dihakimi massa oleh warga Katermaya selatan ibu kota Bairut Lebanon setelah dituduh membunuh 4 orang dalam satu keluarga

Jaulah

Suatu hari kemarin saya diminta persetujuan oleh tetangga yang kebetulan memiliki keyakinan tentang ibadah kepada Allah. Beliau adalah salahsatu pimpinan Jaulah di desa. Yang oleh kebanyakan orang faham jaulah kurang mendapatkan tempat di masyarakat.

Beliau minta izin supaya anak-anak yang kebetulan liburan masih tinggal di pondok untuk mengikuti kegiatan yang menurut bahasa mereka "diklat iman dan taqwa" selama tiga hari. Bagi saya pribadi gak jadi soal anak-anak ikut kegiatan tersebut selagi masih terbatas pengenalan tapi bukan pada subtansial ajaran mereka yang terkenal dengan khuruj untuk berdakwah.